Manajemen Nissan Motor di Jepang menemukan kesalahan yang berkaitan dengan emisi gas buang dan pengukuran keekonomian konsumsi bahan bakar untuk 19 model kendaraan. Namun tenang, produk yang dinilai bermasalah iniĀ  dijual di negeri Matahari Terbit itu. Hal itu menjadi kasus kedua yang dihadapi pabrikan otomotif terbesar kedua di Jepang tersebut dalam kurun waktu satu tahun.